Anggota DPR RI Edi Oloan Pasaribu Tekankan Penguatan Bawaslu
|
Tana Paser – Anggota Komisi II DPR RI, Edi Oloan Pasaribu, menekankan pentingnya penguatan kelembagaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar mampu menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal dan berintegritas. Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan bawaslu paser bertajuk Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu bersama mitra kerja Bawaslu di Kabupaten Paser. Senin (15/9/2025).
Dalam sambutannya, Edi Oloan menyoroti masalah independensi penyelenggara pemilu. Ia menilai masih ada persoalan dalam proses rekrutmen penyelenggara yang kadang terafiliasi dengan partai politik atau organisasi tertentu.
“Bagaimana kita bisa mengharapkan independensi dan integritas dari penyelenggara yang terafiliasi dengan partai politik atau organisasi sayap partai politik, betul enggak?” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyinggung soal ketimpangan anggaran antara KPU dan Bawaslu. Menurutnya, perbedaan anggaran yang terlalu jauh dapat mempengaruhi kualitas kerja lembaga pengawas.
“Kalau KPU dengan Bawaslu ini sedih Pak. KPU itu mengajukan tiga triliun, Bawaslu itu cuma berapa ratusan miliar saja. Belum lagi soal honor dan tunjangan, Bawaslu di Mahulu itu disamakan dengan di kota. Ini harus jadi evaluasi,” tegasnya.
Edi menekankan perlunya perhatian lebih dari pemerintah dan DPR untuk memperkuat dukungan terhadap Bawaslu, baik dari sisi anggaran, fasilitas, maupun peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Hal itu dinilai krusial untuk menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa pengawasan pemilu juga harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“…dan yang ketiga itu bagaimana penguatan pengawasan itu dalam hal teknologi digital. Artinya saya sudah mencatat itu semua, dan ini akan menjadi PR besar,” ungkapnya.
Edi menutup sambutannya dengan mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendorong penguatan Bawaslu, demi terciptanya penyelenggaraan pemilu yang lebih jujur, adil, dan bermartabat.