Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Paser Siapkan Program Ngabuburit Ramadhan, Wujudkan Penguatan Spirit Kelembagaan

foto

Bawaslu Kabupaten Paser menegaskan komitmennya dalam memperkuat integritas dan kapasitas kelembagaan melalui program Ngabuburit Ramadhan yang akan digelar secara luring setiap Kamis sore, dimulai pada pekan kedua bulan suci Ramadhan.

Program ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bawaslu RI dengan tema besar “Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu.” Sebuah tema yang bukan sekadar slogan, tetapi panggilan moral bagi seluruh jajaran pengawas dan masyarakat untuk kembali meneguhkan ruh pengawasan Pemilu yang berintegritas.

Kegiatan ini akan dilaksanakan sebanyak tiga kali, dengan melibatkan berbagai stakeholder daerah, tokoh masyarakat, akademisi, pemuda, hingga elemen organisasi kemasyarakatan. Dalam suasana Ramadhan yang sarat refleksi dan penguatan nilai spiritual, forum ini diharapkan menjadi ruang dialog yang hidup, terbuka, dan penuh kesadaran kolektif, kegiatan ini juga bisa diikuti melalui Media Sosial BAwaslu Kabupaten Paser yang akan disiarkan secara langsung.

Lebih dari Sekadar Ngabuburit

Ngabuburit biasanya identik dengan menunggu waktu berbuka. Namun kali ini, menanti adzan magrib akan diisi dengan perenungan mendalam tentang masa depan demokrasi. Di tengah dinamika politik yang kian kompleks, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk:

  1. Meningkatkan spiritualitas dan literasi politik-hukum kepemiluan bagi jajaran pengawas dan masyarakat dalam konteks penguatan kelembagaan Bawaslu;

  2. Menyerap aspirasi, pandangan, dan masukan publik terkait kelembagaan pengawas Pemilu, strategi pengawasan, serta agenda perbaikan Pemilu ke depan;

  3. Memperkuat strategi pengawasan partisipatif melalui pendekatan edukatif dan dialogis bersama masyarakat;

  4. Membangun kepercayaan publik terhadap Bawaslu sebagai lembaga pengawas Pemilu yang profesional, akuntabel, dan berintegritas;

  5. Menghasilkan catatan evaluatif dan rekomendasi penguatan kelembagaan menuju penyelenggaraan Pemilu 2029.

Tiga tema kegiatan yang akan diangkat secara bertahap dirancang untuk menjawab tantangan pengawasan pada tahapan Pemilu 2029. Bukan hanya sebagai agenda seremonial, tetapi sebagai ruang pembelajaran kolektif yang membangun kesadaran bahwa demokrasi tidak bisa hanya dijaga oleh penyelenggara — ia membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

Seruan Moral untuk Masyarakat Paser

Di tengah tantangan demokrasi, sikap apatis adalah ancaman nyata. Karena itu, program ini bukan sekadar undangan, melainkan seruan moral. Demokrasi yang sehat lahir dari masyarakat yang peduli, berpengetahuan, dan berani mengawasi.

Bawaslu Kabupaten Paser ingin memastikan bahwa setiap elemen masyarakat memahami bahwa pengawasan Pemilu bukan hanya tugas lembaga, tetapi tanggung jawab bersama. Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan nilai kejujuran, keadilan, dan amanah — nilai yang juga menjadi fondasi utama pengawasan Pemilu.

Menuju 2029, langkah kecil yang dimulai dari forum-forum dialog Kamis sore ini bisa menjadi fondasi besar bagi kualitas demokrasi di Kabupaten Paser. Jika hari ini kita memilih untuk terlibat, berdiskusi, dan memberi masukan, maka kita sedang menanam benih integritas bagi Pemilu mendatang.

Karena pada akhirnya, menjaga demokrasi bukan pilihan. Ia adalah kewajiban bersama.