Lompat ke isi utama

Berita

Siswa SMKN 4 Tanah Grogot Aktif Bertanya, Bawaslu Paser Dorong Pelajar Jadi Mitra Pengawasan Partisipatif

foto

Tana Paser, Suasana diskusi hidup mewarnai kegiatan “Bawaslu Mengajarkan” di Laboratorium Kecantikan dan SPA SMK Negeri 4 Tanah Grogot, Selasa (27/10/2026). Usai pemaparan materi, siswa dari dua kelas diberi kesempatan bertanya langsung kepada Anggota Bawaslu Kabupaten Paser, Firman, S.P., M.Ling.

Tiga siswa mengajukan pertanyaan, yaitu Enzy dari kelas XI Kuliner (Tata Boga), serta Shafa dan Jannah dari kelas XI Perhotelan. Pertanyaan mereka beragam: tentang lembaga yudikatif, pekerjaan Bawaslu di luar tahapan pemilu, dan lokasi kantor Bawaslu Kabupaten Paser. Seluruhnya dijawab langsung oleh Firman.

Pertanyaan tentang kerja Bawaslu di luar tahapan pemilu mengangkat salah satu pesan utama kegiatan ini. Peran Bawaslu tidak hanya muncul saat pelanggaran terjadi, tetapi juga mencakup pencegahan, pendidikan, dan pengawasan partisipatif. Pertanyaan tentang lembaga yudikatif menunjukkan rasa ingin tahu siswa terhadap lembaga negara dan pembagian kekuasaan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

Dalam materinya, Bawaslu menegaskan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tanggung jawab lembaga pengawas, tetapi juga membutuhkan peran masyarakat. Beberapa bentuk pengawasan partisipatif yang diperkenalkan antara lain Pojok Pengawasan, pendidikan kepemiluan di sekolah dan perguruan tinggi, Kampung Pengawasan, Forum Warga, komunitas digital, serta kolaborasi dengan organisasi pemuda dan institusi pendidikan.

Bagi pelajar, partisipasi dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menyebarkan informasi yang benar, peduli terhadap persoalan kepemiluan, dan menyampaikan informasi kepada pihak berwenang melalui mekanisme yang sesuai.

Ke depan, Bawaslu Kabupaten Paser berencana melanjutkan kegiatan serupa di sekolah lain di Kabupaten Paser, mengembangkan media edukasi digital bagi generasi muda, dan memperkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan serta komunitas pemuda.