Gen Z dan Alpha Diproyeksi Dominasi Pemilih 2029, Bawaslu Paser Perkuat Pendidikan Demokrasi
|
Tana Paser, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Paser mulai memperkuat keterlibatan generasi muda dalam pengawasan demokrasi menuju Pemilu 2029. Langkah ini dilakukan karena Generasi Z dan Alpha diproyeksikan menjadi kelompok pemilih terbesar pada pesta demokrasi mendatang.
Melalui kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif yang digelar di Aula Kecamatan Batu Sopang, Rabu (15/4/2026), Bawaslu Paser bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengajak pelajar dan pemuda untuk aktif mengawal proses demokrasi sejak dini.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) Bawaslu Paser, Firman mengatakan, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan kualitas demokrasi ke depan.
“Kalangan Gen Z dan Alpha menjadi bagian yang dapat menentukan arah demokrasi ke depan. Karena jumlah pemilih mereka diproyeksikan di angka 60 persen dalam Pemilu 2029,” ujarnya.
Menurut Firman, tingginya jumlah pemilih muda harus dibarengi dengan pemahaman demokrasi yang baik agar mereka tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga mampu berpartisipasi aktif dalam pengawasan pemilu.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas (HP2H) Bawaslu Paser, Fauzan menjelaskan bahwa pengawasan partisipatif tidak hanya dilakukan saat tahapan pemilu berlangsung, namun juga pada masa non-tahapan seperti sekarang.
“Pengawasan partisipatif merupakan pilar penting dalam memastikan terselenggaranya proses demokrasi yang jujur, adil dan berintegritas,” kata Fauzan.
Ia menambahkan, membangun kesadaran masyarakat untuk terlibat dalam pengawasan pemilu memerlukan proses berkelanjutan. Karena itu, pelajar dan pemuda dinilai perlu terus diberikan edukasi politik dan demokrasi.
Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Paser berharap dapat mencetak generasi muda yang melek demokrasi, kritis terhadap proses politik, serta berani ikut menjaga kualitas demokrasi di daerah.