Ketua Bawaslu Paser Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Paser Periode 2026–2029
|
Tana Paser, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Paser menghadiri pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Paser periode 2026–2029 yang digelar di Gedung Rimbawan, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (8/6/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Pelantikan pengurus PWI Paser menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi kewartawanan sebagai mitra strategis pemerintah dan berbagai lembaga dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
Dalam acara tersebut turut hadir Wakil Bupati Paser, perwakilan Dandim 0904/PSR, perwakilan Kapolres Paser, Ketua DPRD Kabupaten Paser, Sekretaris DPRD Kabupaten Paser, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, tokoh masyarakat, insan pers, dan tamu undangan lainnya.
Ketua Bawaslu Paser menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus PWI Kabupaten Paser yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik serta terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas jurnalistik di Kabupaten Paser.
Menurutnya, keberadaan wartawan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung proses demokrasi, khususnya pada tahapan penyelenggaraan pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah. Pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi kepada publik, tetapi juga menjadi bagian dari kontrol sosial yang turut mengawal jalannya demokrasi.
“Selamat atas pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Paser periode 2026–2029. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dunia jurnalistik di Kabupaten Paser,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ketua Bawaslu Paser menegaskan bahwa wartawan merupakan mitra strategis Bawaslu dalam proses pengawasan tahapan pemilu dan pilkada. Melalui pemberitaan yang objektif dan edukatif, media memiliki kemampuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperluas jangkauan pengawasan terhadap berbagai potensi pelanggaran yang dapat terjadi selama proses demokrasi berlangsung.
Ia menjelaskan bahwa sinergi antara Bawaslu dan insan pers sangat diperlukan guna menciptakan proses pemilu dan pilkada yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas. Informasi yang disampaikan media dapat menjadi sarana edukasi politik bagi masyarakat sekaligus membantu mendorong terciptanya pengawasan partisipatif.
“Wartawan adalah mitra dalam proses pengawasan pada tahapan pemilu dan pilkada. Wartawan dan Bawaslu harus terus bersinergi dalam pengawasan melalui media untuk mendukung proses demokrasi yang jujur dan adil,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi yang baik antara lembaga pengawas pemilu dan insan pers juga dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. Dengan pemberitaan yang akurat dan berimbang, masyarakat akan memperoleh informasi yang benar sehingga dapat berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam setiap tahapan pemilu.
Sementara itu, pelantikan pengurus PWI Kabupaten Paser berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat membangun organisasi yang lebih baik. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara insan pers dengan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Paser.
Melalui kepengurusan baru periode 2026–2029, PWI Kabupaten Paser diharapkan semakin mampu menjalankan perannya sebagai organisasi profesi yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, meningkatkan kompetensi wartawan, serta menjadi mitra konstruktif dalam pembangunan daerah.
Kehadiran Ketua Bawaslu Paser dalam pelantikan tersebut menunjukkan komitmen lembaga pengawas pemilu untuk terus membangun kerja sama yang erat dengan insan pers. Sinergi antara Bawaslu dan media diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, transparan, dan berkeadilan di Kabupaten Paser.